Home Banyuasin Desakan Ekonomi, Pria Ini Nekad Gelapkan Motor Temannya Sendiri

Desakan Ekonomi, Pria Ini Nekad Gelapkan Motor Temannya Sendiri

97
0
SHARE

BANYUASIN-

Alasan karena desakan kebutuhan ekonomi, IDI (35) warga Jalan Pangkalan Balai – Palembang, RT. 02 RW. 01 Desa Pulau Harapan, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, nekat menggelapkan sepeda motor milik Khoirul (55) yang ia pinjam.

Kejadian tersebut terjadiDesakan Ekonomi, IDI Nekad Gelapkan Motor Temannya Jum’at (02/11) 2018 sekira jam 11.00 WIB di Jalan palembang Bangkalan Balai RT. 02 RW. 01 Desa Pulau Harapan Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin terhadap korban Khoirudin (55) warga yang sama.

Kronologis kejadian diamana terlapor IDI, meminjam sepeda motor Honda Satria FU BG 4713 JT milik korban untuk dibawa ke Gasing dan akan dikembalikan secepatnya namun sampai dengan dua minggu terlapor tidak juga mengembalikan sepeda motor korban.

“Karena sudah dua minggu motor korban juga tidak kembali, akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pangkalan Balai,” kata Kapolsek Pangkalan Balai IPTU M. Bayu Agustian, S.IK melalui Kasubag Humas Polres Banyuasin AKP Ery Yusdi saat di konfirmasi. Rabu (13/11).

Mendapat laporan tersebut jelas Ery, Polsek Pangkalan Balai langsung bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan tentang keberadaan tersangka. Hasil dari penyelidikan tersebut terang Ery, akhirnya pada Selasa (12/11) anggota Polsek mendapatkan informasi bahwa tersangka berada drumahnya di Desa Pulau Harapan.

“Kemudian dengan informasi tersebut anggota Polsek langsung bergerak untuk melakukan penangkapan dan tersangka berhasil diamankan, kemudian tersangka dan Barang Bukti (BB) berupa 1 (satu) unit sepeda motor Satria FU BG 4713 JT dan 1 (satu) buah STNK sepeda motor FU BG 4713 JT diamankan ke Mapolsek Pangkalan Balai,” tukas dia.

Sementara tersangka IDI saat ditemui di sel tahanan Polsek Pangkalan Balai mengaku ia nekat melakukan ini kerena desakan kebutuhan ekonomi. “Terpaksa pak, karena desakan kebutuhan ekonomi,” aku dia. Ti

LEAVE A REPLY